Aku punya cerita tentang seorang bapak yang telah lanjut usia...
Mungkin cerita ini bisa jadi inpirasi buat kita semua bagaimana memuliakan orang tua di saat usianya mulai senja..
Seorang bapak yang berumur kira kira 75 tahun seperti hidup sebatang kara di rumahnya sendiri
Padahal di rumahnya itu, ada anak, menantu bahkan cucu
Sejak istrinya meninggal semua pekerjaan yang harusnya dikerjakan oleh istri dikerjakannya
Seharusnya di usianya yang sudah renta, beliau hanya menikmati sisa hidupnya
Tahukah kamu?
Jika kamu lihat bagaimana keadaan kamarnya, seolah-olah 'rumah di dalam rumah'
Kenapa? Karena didalam kamarnya itu hampir lengkap perabotan rumah tangga
Tempat tidur, televisi, lemari, piring, magiccom, dan ada beberapa perlengkapan lain yang seharusnya tidak diletakkan di kamar
Bahkan untuk mencuci pakaian beliau yang hanya 2 atau 3 helai, beliau harus sempoyongan jalan ke kamar mandi
Dimana letak kesdaran anak-anaknya????
Mungkin sejenak timbul pikiran buruk sangka, mungkin dulunya beliau orang jahat
Sehingga anak-anaknya bersikap demikian
oh,,,tidak, itu argumen yang salah
Kenapa? Anak-anak beliau yang lain sangat menyayanginya, masih perhatian. Namun, karena tinggal berjauhan si bapak tua merasa sendiri.
Bukan itu saja, tetangga disekitar rumah sangat mencintai beliau, beliau terkenal orang baik
Tapi kenapa di rumahnya sendiri, di rumah tempat beliau membesarkan anak-anak, rumah yang beliau dirikan dari hasil keringat sendiri, beliau seperti sebatang kara
Entahlah... Apakah inilah yang disebut takdir? Hanya Tuhan yang tau........
Pernah satu kali beliau berkata pada beberapa orang pemuda
"Nak, kalau kalian sudah dewasa nanti, kalau kalian telah menjadi orang, punya penghasilan yang cukup, hidup bahagia, ingatlah orang tua yang membesarkan kalian, jangan sia-siakan mereka"
"Nak, jikalau kalian sudah berumah tangga, sedangkan salah satu dari orang tua telah meninggal, janganlah kalian lupakan orang tua yang masih hidup, muliakanlah beliau, ajaklah tinggal bersama kalian"
"Nak, ingatlah, betapa susahnya mereka membesarkan kalian, menyekolahkan kalian, berapa uang yang mereka keluarkan untuk memenuhi kebutuhan kalian, berapa butir keringat yang membasahi tubuh mereka, jangan kalian sia-siakan mereka"
"Nak, berbuat baiklah kepada dua orang tuamu, jangan seperti aku sekarang ini"
Ya ALLAH, betapa kasian si bapak ini, dengan airmata yang tertahan beliau menasehati 2 pemuda...
Mudah2n pemuda tersebut dan kita semua dapat mengambil hikmah dari kisah si bapak tua.............